Home

Alat Penghemat Listrik

Munculnya teknologi  alat penghemat listrik  ini mengacu pada kapasitor bank dan tidak merugikan PLN, malah menguntungkan konsumen. Jika kita melihat Pabrik skala besar selalu terpasang alat yang namanya Kapasitor Bank yang secara umum memperbaiki faktor daya kelistrikan dan mengurangi beban induktif dari peralatan-peralatan yang memakai kumparan, contohnya lampu neon, pompa air, pompa listrik, AC, mesin cuci dan lain sebagainya.

Maka berdasarkan prinsip dari kapasitor bank inilah diciptakan suatu alat penghemat listrik yang dapat diterapkan pada perumahan, usaha maupun di lingkungan pribadi.

Alat penghemat listrik HOME ELECTRIC SAVER

Type A 450-1300 Watt.            : Rp. 120.000,-/pc     
Type B 2200-4400 Watt.          : Rp. 140.000,-/pc     
Type C 4400-8800 Watt.          : Rp. 175.000,/pc 

Untuk  pemesanan alat penghemat listrik klik disini.

INGAT!!! Pemerintah Resmi Menaikkan Tarif Listrik setiap 3 Bulan Mulai 1 Januari 2013. Baca Informasinya disini

Perlu kita ketahui bahwa energi listrik yang setiap hari kita gunakan di rumah, di kantor, tempat usaha dan di mana saja dapat kita HEMAT.
Penghematan yang dimaksud disini bukan berarti mengurangi pemakaian daya atau mematikan beberapa peralatan listrik elektronik yang kita pakai, akan tetapi adalah dengan cara memasang alat penghemat listrik ini, sehingga  DAYA yang terpasang menjadi MAKSIMAl, dan dapat meredam/ meng-eliminir daya listrik semu, atau induksi yang banyak kita jumpai pada peralatan listrik elektronik yang berkomponen kumparan/dinamo, misalnya AC, Kulkas, Pompa Air dll, sehingga pemakaian daya listrik menjadi lebih efisien.

Contohnya:  Rumah/tempat usaha kita terpasang daya pada meteran listrik 1300 watt atau di MCB tercantum 6 Ampere ( 1300 Watt ) tapi kenyataannya setelah kita teliti, hanya 1100 watt atau 1200 Watt yang terpakai.
Mengapa bisa terjadi demikian?
Sebagai konsumen dari  PLN, tidak ada salahnya kita mengetahui lebih dalam tentang listrik, sebelum kita memasang alat penghemat listrik ini.

INDUKSI LISTRIK
PT PLN Persero adalah penjual listrik kepada masyarakat dengan Daya dari 450 Watt, 900 Watt, 1300 Watt, 2200 Watt, dst sampai dengan puluhan ribu watt.
Untuk mengalirkan arus listrik dari gardu PLN ke pelanggan diperlukan alat penghantar yaitu KABEL.

Semakin panjang kabel penghantar listrik dari Gardu PLN ke rumah/tempat usaha anda maka semakin besar hambatan yang ditimbulkan sehingga banyak arus listrik yang terbuang (losses), sehingga arus listrik yang sampai pada tempat kita sering tidak optimal dan tidak stabil. Belum lagi adanya pihak-pihak tertentu atau konsumen yang mencuri langsung dari gardu PLN sehingga menimbulkan ketidakstabilan voltase listrik.
Setiap bulannya sebagai konsumen dan pelanggan PLN kita berkewajiban membayar rekening listrik, baik yang kita pergunakan ataupun tidak kita gunakan, sesuai slip (rekening) yang dikeluarkan PLN.
Akan tetapi tahukah anda…??? bahwa dalam rekening pembayaran tersebut ada perinciannnya terdiri dari:
1. Biaya Abodemen
2. Biaya Pemakaian
3. Biaya Induksi
4. Biaya Pajak Penerangan Jalan
5. Biaya Materai dll
Secara tidak sadar ada biaya yang dibebankan ke konsumen yaitu : Biaya Induksi.

APA ITU BIAYA INDUKSI/ INDUKSI LISTRIK ?
Jika peralatan elektronik yang anda pergunakan dirumah/tempat usaha anda banyak memakai komponen lilitan kabel tembaga atau kumparan seperti ballast pada lampu neon, trafo pada TV, Kompresor AC, komputer dan dynamo pada mesin cuci dll, ini merupakan pemakaian listrik semu, atau sering disebut Induksi listrik (yang menimbulkan biaya induksi).

Untuk mengatasi hal tersebut para ahli listrik telah menciptakan sebuah alat penghemat listrik untuk meng-eliminir/ meredam bahkan menghilangkan induksi listrik tersebut yakni berupa kapasitor bank.
Alat ini biasanya dipakai di perusahaan, industri-industri raksasa, Hotel-hotel besar, kantor-kantor/ instansi, gedung-gedung, pabrik, tempat usaha dan sebagainya yang mengkonsumsi listrik yang amat besar .

Dengan mengacu pada cara kerja kapasitor bank tersebut inilah maka diciptakan sebuah alat penghemat listrik untuk meng-eliminir/ meredam bahkan menghilangkan daya semu (induksi listrik) tadi.

Dengan menggunakan alat penghemat listrik ini akan menguntungkan kedua belah pihak, dari sisi pelanggan tagihan listrik bisa berkurang dan dari sisi PLN Losses energi listrik dapat ditekan, karena dengan efisiensi tersebut nantinya PLN bisa lebih banyak mengaliri energi listriknya buat wilayah yang belum teraliri listrik dan PLN tidak perlu membangun gardu baru dll.
Contoh :
Kita ambil Minimal ada 20 juta ( 20.000.000 ) Pelanggan dengan asumsi penghematan Rp. 40.000,- per KK per bulan.
Maka : 20.000.000 Pelanggan X Rp.40.000 = Rp. 800.000.000.000 ( Dalam 1bulan saja )

Di tinjau dari Segi Efisiensi dan Penghematan investasi PLN, bila arus listrik yang dihemat 0,5 Ampere saja ( 0,5 A X 220V =110 Watt ) dengan asumsi harga Rp 300 per Wattnya, Maka akan diperoleh angka sebagai berikut :
20.000.000 Pelanggan x 110 Watt X Rp 300,- =Rp. 660.000.000.000

Nah, oleh karena itu mari kita berhemat listrik tanpa mencuri dengan cara memasang alat penghemat listrik di tempat kita.

hemat listrik